Selasa, 13 November 2007
Al-Attas
Many challenges have arisen in the midst of man's confusion throughout the ages, but none perhaps more serious and destructive to man than today's challenge posed by western civilization
I venture to maintain that the greatest challenge that has surreptitiously arisen in our age is the challenge of knowledge, indeed, not as against ignorance, but knowledge as conceived and disseminated throughout the world by Western civilization
Bedah Buku :
FIQIH DAULAH
DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN DAN SUNNAH
“Min fiqhi daulah fi al-Islam”
Karya Dr. Yusuf Qardhawi
Dani Moh.Ramdani
“Sesungguhnya Allah menyuruh kalian menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kalian) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kalian menetapkan dengan adil.
Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepada kalian. Sesungguhnya Alllah adalah Maha Mendengar. Lagi Maha Melihat. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya dan Ulil amri di antara kalian”
(An-Nisa: 58-59).
PROLOG
Segala puji bagi Allah, yang telah memberikan kemampuan dan telah menjamin bahwa Islam adalah satu-satunya panji yang akan berkibar dengan kokoh, juga menjamin kita semua sebagai umat Islam yang menduduki peringkat utama dari klasifikasi umat terbaik. Rahman dan Rahim bagi Allah, yang telah manurunkan kepada kita sebuah produk langit yang paling autentik dan dahsyat, sehingga kita befikir, menganalisa dan memahami akan jati diri kita yang mulia dibanding mahluk lainnya.
reed more..........................
Fenomena Ideologi Atau Ijtihad Palsu
sebagai upaya me-mark up Syari’at Islam
Oleh; Dani M. R. El-Bahree
"Barangsiapa berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al-Quran), kami adakan baginya syaitan, maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan kebenaran dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk." (QS Az-Zuhruf/43: 36-37)
“Pada akhir zaman akan muncul sekelompok orang yang berusia muda dan jelek budi pekertinya. Mereka berkata-kata dengan menggunakan firman Allah, padahal mereka telah keluar dari Islam seperti melesatnya anak panah dari busurnya. Iman mereka tidak melewati tenggorokannya. Di mana pun kalian menjumpai mereka, maka bunuhlah mereka. Karena sesungguhnya orang yang membunuh mereka akan mendapatkan pahala di Hari Kiamat.” (HR. Bukhari)
reed more.................
Kemerdekaan
Kemerdekaan dan Kedaulatan yang makin kurus
Oleh: Dani M. R.
Indonesia di kepung beribu-ribu bahkan berjuta-juta merah putih dan umbul-umbul. Didepan rumah, sekolah, pasar, kantor, dipinggir jalan dan mulut gang, bahkan di belantara sekalipun, bendera Indonesia itu berkibar dengan gagah sejak satu pekan lalu. Begitulah suasana menjelang kemerdekaan Republik Indonesia. Adakah misi tertentu dibalik perintah pengibaran? Ikhtiar atau usaha kemerdekaan Republik Indonesia itu berinteraksi dengan banyak faktor dan aktor. Terkadang faktor dan aktor kecil berperan lebih besar dari kapasitasnya seperti misalnya Laksamana Tadashi Maeda, beliau mungkin orang non indonesia yang paling berjasa “mempercepat” proklamasi kemerdekaan. Terkadang pula sebaliknya, faktor dan aktor besar berperan lebih kecil daripada kapasitas mereka. Banyak orang bilang, setelah 61 merdeka dengan enam presiden, baru satu kali terjadi suksesi pucuk pimpinan nasional secara wajar. Soekarno dihantam krisis politik, Soeharto diterjang krisis moneter.
reed more...............
Langganan:
Postingan (Atom)